CATATAN ; jika Anda masih pemula dalam mengutak-atik regedit, backup terlebih dahulu regedit sebelum Anda melakukan uji coba berikut.
Cara backup regedit;

1. Klik [Start] lalu ketik [regedit] pada kotak search
2. Dari jendela registry klik [Computer] yang biasanya bagian paling atas
3. Setelah itu klik [File] lalu pilih [Export]
4. Pada jendela baru beri suatu nama backup regedit Anda dan simpan ditempat yang mudah Anda ingat.
5. Klik [Save] dan tutup jendela regedit.


Mempercepat booting Windows 7
Langkah-langkah;

1. Klik [Start] lalu ketik [msconfig] pada kotak Search kemudian tekan [Enter]
2. Pilih dan klik tab [Boot]
3. Klik pilihan [Advance Options…]
4. Pada jendela [Boot Advance options] beri tanda centang pada [Number of proccessors] dan pilih 2 atau 4 dari menu dropdowsn (tetapi Anda hanya bisa memilih itu jika menggunakan processor dual-core atau quad-core).
5. Proses selesai

Mempercepat Taskbar Thumbnail Preview

1. Klik [Start] lalu ketik, [regedit] pada kotak search.
2. Setelah jendela regedit terbuka, masuk ke: HKEY_CURRENT_USERControl PanelMouse
3. Double-klik pada [MouseHoverTime] dan ubah nilainya menjadi 100 atau lebih kecil
4. Klik [Ok], lalu tutup jendela regedit.
5. Sekarang, thumbnail previews Anda akan muncul lebih cepat.

Mempercepat Shutdown Windows 7

1. Silakan buka registry editor dengan cara ketik [regedit] pada kotak search lalu tekan [Enter]
2. Masuk ke; [HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentControlSetControl]
3. Dobel klik pada tulisan [WaitToKillServiceTimeOut]
4. Nilai default biasanya 12000 yang setara dengan 12 seconds. Ubah nilanya menjadi antara 5000-7000. Jangan terlalu kecil karena itu bisa berarti pemaksaan.

Selengkapnya...

Diposting oleh ihik Label:


Jika suatu waktu sistem operasi Anda mengalami masalah sehingga Anda tidak bisa booting secara normal, sebetulnya masih ada beberapa pilihan lain untuk booting sehingga Anda bisa sampai ke desktop dan mulai melakukan perbaikan sistem yang bermasalah tadi.


Pilihan itu terdapat dalam Advance Boot Option yang bisa dipilih ketika komputer startup. Sayangnya pilihan ini tidak mudah untuk kaum pemula pengguna komputer. Selain karena tidak muncul secara otomatis, juga karena jumlahnya lumayan banyak sehingga Anda bisa bingung dibuatnya.

Pada kesempatan ini saya akan jelaskan pilihan-pilihan boot options tersebut. Untuk memunculkan Advance Boot Options ketika komputer baru saja start (masih layar hitam) silakan tekan F8 sebanyak beberapa kali. Jika Anda berhasil maka akan muncul jendela seperti dibawah ini;

Untuk memilih salah satu pilihan, gunakan tombol panah atas atau bawah. Inilah penjuelasannya;

* Safe Mode. Safe Mode dijalankan di Windows, khusus stripped-down, generik,
dan sebagian besar fitur software dimatikan. Hanya komponen yang sangat dasar bekerja seperti: mouse, keyboard, layar, dan disk drive. Segala sesuatu yang lain dimatikan dan dicut. Singkatnya, Safe Mode adalah taktik untuk mengambil alih perintah jika PC Anda tidak akan mulai normal. Mode ini biasanya digunakan teknisi komputer untuk mengejar virus secara manual. Setelah Anda memilih opsi Safe Mode pada menu Startup lalu menekan Enter, Anda melihat serangkaian daftar yang mengisi layar Anda dan setiap driver Windows diloading. Akhirnya, Anda diminta untuk login dan layar Anda sekarang tampak agak mengerikan kekurangan grafis dan teks. Itu karena di Safe Mode, Windows tidak memuat driver untuk kartu video anda. (Ini dilakukan oleh windows untuk menghindari driver dengan asumsi bahwa mungkin driver video yang menyebabkan masalah. Tujuan dari Safe Mode adalah untuk membantu Anda memecahkan masalah bukan untuk bekerja. Safe Mode juga memberi Anda akses penuh kepada tool teknis dari Windows, termasuk System Restore, Device Manager, Registry Editor, Backup, Restore Center, dan Help. Dari sini Anda bisa melakukan System Restore untuk membatalkan beberapa instalasi lain yang mungkin telah menybabkan PC Anda ke dalam masalah. Jika prosedur ini tidak memecahkan masalah, hubungi seorang teknisi dukungan.

* Safe Mode with Networking. Pilihan ini sama persis dengan Safe Mode, tetapi ada tambahan yaitu memungkinkan Anda memuat perangkat lunak driver yang dibutuhkan untuk masuk ke jaringan, jika Anda butuh pengaturan melalui internet untuk kemungkinan pemecahan masalah, seperti dapat mengakses file file dan driver pada yang lain pada PC atau dari Internet.

* Safe Mode with Command Prompt. Ini adalah variasi lain dari Safe Mode, fungsinya sama tetapi disini Anda akan bekerja dengan menggunakan perintah atau command prompt.

* Enable Boot Logging. Startup metode ini adalah sama dengan Normal, kecuali bahwa Windows mencatat setiap peristiwa teknis yang berlangsung selama startup dalam file log bernama ntbtlog.txt (terletak di drive startup, di folder Windows). Anda bisa menggunakan pilihan ini sambil menunggu teknisi yang Anda telepon datang membantu Anda. Setelah memastikan sistem operasi startup, teknisi akan meminta Anda untuk membuka ntbtlog.txt dalam program Notepad Anda dan mencari kata-kata tertentu atau frase yang biasanya mengandung kata ” fail”.

* Enable VGA Mode. Dalam mode ini, PC Anda menggunakan driver video standar VGA yang bekerja dengan semua kartu grafis. Gunakan pilihan ini bila Anda mengatasi masalah video-display. (mode ini biasanya menggunakan tampilan VGA 640 × 480 pixel, dan ingat untuk tidak mengubah setting ini.

* Last Known Good Configuration. Ini biasanya menjadi jalan pintas, artinya kembali menggunakan setting komputer yang peling terakhir yang masih berfungsi baik. Tetapi ingat, ini tidak sama dengan metode system restore. Ini hanya bersifat sementara dan setelah itu jika Anda boot normal komputer akan kembali pada masalah yang sama. Pilihan ini hanya sementara (dalam keadaan gawat) namun tidak efektif sebagai opsi System Restore, yang dapat mengembalikan file sistem operasi.

* Directory Services Restore Mode. Pilihan ini sangat teknis, hanya berguna dalam perusahaan dengan komputer kontroler domain khusus menjalankan Windows.NET Server atau Windows Server 2000.

* Debugging Mode. Ini adalah pilihan lain yang sangat jelas, yang satu ini ditujukan untuk hal sangat teknis ketika PC terhubung ke satu PC lain melalui kabel serial. Anda dapat menggunakan komputer kedua untuk menganalisis dulu, dengan menggunakan debugger khusus perangkat lunak.

* Disable automatic restart on system failure. Dalam kondisi normal, Windows akan secara otomatis reboot setelah sistem crash. Pilih pilihan ini jika Anda tidak ingin reboot otomatis.

* Disable Driver Signature Enforcement. Ini adalah cara untuk melindungi PC Anda, Windows menggunakan teknik yang disebut Driver Signature Enforcement, yang dirancang untuk memuat hanya driver yang diverifikasi akan berlaku. Tentu saja, ada banyak saat-saat ketika driver tidak diverifikasi, tetapi sebetulnya dapat digunakan.

* Start Windows Normally. Opsi ini memulai sistem operasi seperti biasa, persis seolah-olah Anda tidak pernah memanggil Advance Boot Option untuk melakukan perubahan. Ini biasanya digunakan ketika Anda tidak memanggil Advance Boot Option tetapi dia nongol sendiri.



Selengkapnya...

Diposting oleh ihik Label:

Apa saja troubleshooting tools pada Windows 7? Jika Anda user pemula Windows mungkin tidak tahu bahkan tidak pernah dengar istilah frase “blue screen of death“. Patut dicatat bahwa dengan kemajuan sistem operasi, windows PC crash tidak sesering dulu. Namun tidak bisa disangkal juga bahwa masalah tersebut masih ada. Apa yang pertama Anda lakukan? Siapa yang dapat membantu Anda? Bagaimana menelusuri masalahnya? Salah satu dari pertanyaan ini akan kita bahas dalam artikel ini.


Dalam praktek windows 7, ada beberapa tools yang bisa membantu Anda mengatasi masalah terutama untuk mencari tahu asal masalah dan kira-kira kemungkinan jalan keluarnya ketika terjadi crash program.

Automatic Error Reporting

Pada saat sebuah program bermasalah pada Windows XP, biasanya muncul kotak dialog yang menanyakan apakah Anda ingin mengirim rincian masalah itu kepada Microsoft atau tidak. Mungkin saja, aliran kumulatif laporan-laporan ini akan dibahas oleh programmer Microsoft untuk mendeteksi pola dan memperbaiki bug yang bermasalah itu. Pada Windows 7, Anda dapat memberitahu PC Anda agar mengirim laporan ke Microsoft secara otomatis tanpa mengganggu Anda.

Untuk melakukan pengaturan ini, buka Action Center. Klik simbol mirip “bendera” pada system tray taskbar Anda dan klik [Open Action Center]. Buka bagian [Maintenance], jika perlu, dan kemudian klik [Settings]. Selanjutnya dengan membacanya Anda pasti tahu pilihan mana yang tepat untuk laporan secara otomatis.

Automatic Solution Reporting

Ini tidak sering terjadi, tapi bahwa dari jutaan laporan kerusakan yang dikirim ke Microsoft mungkin suatu hari mereka akan memberikan patch sebagai perbaikan dan bahkan mungkin salah satunya adalah yang Anda laporkan. Jika Windows menemukan bahwa beberapa update bug-fix sudah tersedia, pesan dalam Action Center akan menghubungi Anda dan menawarkan Anda kesempatan untuk men-download.

The Diary of Windows Crashes

Salah satu kelebihan Windows 7 adalah secara rapi menyimpan daftar semua masalah yang terjadi dalam sistem komputer anda. Untuk melihatnya, ketik [reports] pada kota pencarian Start menu. Klik [View all problem reports] dan Anda akan melihatnya. Pada Windows XP fasilitas ini walaupun sangat sederhana tetapi sudah terdapat dalam Event Viewer.

Reliability Monitor

Jika Anda lebih memilih untuk memunculkan kerusakan sistem operas atau aplikasi dalam bentuk visual, cobalah membuka Reliability Monitor. Untuk melihatnya, ketik [ history] dalam kota search Start menu. Klik [View reliability history] dan Anda akan melihatnya

Selengkapnya...

Diposting oleh ihik Label:


Bila Anda menggunakan perangkat USB di Windows, Windows akan memuat dan menginstal driver perangkat lunak untuk berkomunikasi dengan perangkat USB baru. Banyak driver perangkat USB standar yang disertakan dengan Windows XP, lebih-lebih pada Windows Vista dan Windows 7. Tetapi jika perangkat USB tidak diterima oleh Windows, Anda akan melihat pesan USB device not recognized atau USB tidak terdeteksi.


Solusi sementara adalah Anda dapat mencabut perangkat USB, tunggu beberapa detik dan pasang kembali, tetapi kemungkinan kesalahan akan tetap terulang. Perhatikan contoh lain dibawah ini;


Dalam kasus hard disk eksternal ditolak seperti gambar diatas, Anda juga bisa mendapat pesan kesalahan seperti berikut:

One of the USB devices attached to this computer has malfunctioned, and Windows does not recognize it.

Bagaimana Cara Mengatasi USB device not recognized
Mengingat fakta bahwa dalam banyak kasus driver perangkat USB biasanya hilang dari Windows, solusi umum untuk memperbaiki perangkat USB yang tidak terdeteksi adalah dengan menginstal ulang driver untuk perangkat USB. Dalam kebanyakan kasus perangkat USB baru akan disertai dengan CD driver yang berisi driver USB yang harus diinstal. Jika Anda tidak memiliki CD driver, Anda dapat mencoba untuk mencari dan mendownload driver perangkat USB pada situs web produsen.

Jika Anda benar-benar tidak dapat menemukan driver untuk perangkat USB, Anda dapat menggunakan program driver finder. Program tersebut akan menemukan dan download driver perangkat pada PC berdasarkan hardware yang secara otomatis diidentifikasi. Bahkan jika perangkat USB Anda tidak terhubung lagi, aplikasi akan mampu menemukan dan men-download driver USB tersebut.

Bila Anda memiliki CD driver, adalah bijaksana jika Anda sering mengupdate driver untuk mendapatkan versi driver terbaru untuk perangkat USB Anda. Driver pada CD sangat sering ketinggalan jaman dan driver yang diperbarui dapat memecahkan masalah, meningkatkan kinerja dan menambah fitur.

Manfaat kedua program pencari driver adalah dapat memperbarui semua driver usang pada sistem Anda. Ini berarti bahwa sistem atau chipset driver juga akan diperbarui, termasuk driver chipset USB pada motherboard Anda. Ini juga bisa memecahkan perangkat USB yang ditolak windows.

Metode lain untuk USB device not recognized
Apabila update driver USB tidak memecahkan masalah perangkat USB tidak diterima windows, ada beberapa hal lainnya yang dapat Anda coba untuk mengatasi kesalahan.
Jika perangkat USB menggunakan kabel USB yang terpisah, coba gantu kabel untuk memastikan bahwa kabel USB tidak rusak.

- Periksa opsi konfigurasi pada perangkat itu sendiri dalam komputer, misalnya jangan-jangan ada setting yang menyebabkan hal itu. Terutama untuk perangkat USB eksternal seperti Mass Storage Device, pemeriksaan konfigurasi biasanya dapat memecahkan masalah.

- Periksa BIOS komputer Anda untuk memastikan port USB telah dikonfigurasi dengan benar. Kebanyakan perangkat USB baru bekerja paling baik dengan konfigurasi USB 2.0, namun dalam beberapa kasus, Anda mungkin perlu mengubah USB untuk “warisan” dukungan, yang berarti versi 1.1.

- Nonaktifkan manajemen daya dari hub USB di komputer Anda. Hal ini terkadang dapat membantu dengan perangkat USB tertentu.

- Pada Device Manager, klik kanan perangkat Universal Serial Bus controller dan pilih Uninstall dalam menu popup. Sekarang reboot komputer dan Windows akan menginstal ulang perangkat USB.

- Jika Anda menggunakan hub USB, coba memasukkan perangkat USB langsung ke komputer bukan dari hub USB. USB hub sering menimbulkan masalah kompatibilitas dengan perangkat USB tertentu.

- Cobalah mematikan komputer sama sekali dan cabut dari catu daya listrik. Tunggu beberapa menit sebelum plugging kembali lagi dan mulai start komputer.

- Hapus kunci registri yang terkait pada “HKEY_LOCAL_MACHINE SYSTEM CurrentControlSet Enum USB” dari registri Windows. Setiap perangkat USB memiliki sebuah entri di sana dimulai dengan “VID_”. Cari entri yang berhubungan dengan perangkat USB Anda dan kemudian menghapusnya. HATI-HATI dengan trik yang ini !!! Backup dulu registri Anda.

- Khusus untuk Windows XP, ada solusi lain mungkin yang terkait dengan Registry Windows. Ini merupakan menghapus nilai-nilai LowerFilters dan UpperFilters registri. Microsoft memiliki artikel basis pengetahuan tentang cara untuk melakukan ini.

- Dalam kasus perangkat USB tidak terdeteksi dan tidak ada pesan, maka kemungkinan yang rusak adalah port USB atau drive USB eksternal Anda.









Selengkapnya...

Diposting oleh ihik Label:


Menganalisa kerusakan laptop untuk mengetahui apa yang rusak pada laptop membutuhkan kejelian dan kesabaran. Jangan terburu-buru memutuskan sebelum melakukan cek secara keseluruhan kondisi laptop anda sehingga dapat memperbaiki laptop tersebut. Berikut ini adalah beberapa permasalahan laptop yang sering terjadi :

Mati atau Power Failure
Untuk kasus mati yang perlu anda cek pertama kali adalah batery laptop anda. Kemungkinan batery laptop anda habis total. Coba lakukan pengisian dan tunggu kira-kira 1/2 jam. Penyebab lain adalah adaptor laptop yang tidak berfungsi. Anda dapat cek dengan lampu indikator carger di laptop menyala ketika laptop di kasih adaptor. Jika lampu indikator tidak nyala, ada kemungkinan adaptor yang rusak ataupun konektor power boardyang rusak atau board laptopnya yang rusak. Kemungkinan lain board laptop mati total sehingga menyebabkan laptop mati total sama sekali.


Lampu power nyala tapi layar LCD tidak menampilkan gambar.
Coba cek dengan memasang monitor eksternal pada port VGA di laptop anda. Kemudian hidupkan laptop anda, jika laptop masih mati, kemungkinan kerusakannya adalah VGA, Prosessor, mainboard, IC BIOS, atau RAM yang kotor atau rusak. Coba lakukan cek satu per satu.

Dan jika monitor eksternal hidup dan tampil gambar dengan normal, kemungkinan kerusakan ada di inverter LCD, kabel flexibel LCD, ataupun LCD monitor anda. Jika kerusakan ada di Layar LCD, maka anda harus mengganti Layar LCD tersebut, karena layar LCD tidak bisa diperbaiki.

Masalah Pendinginan Laptop
Permasalahan umum yang sering dihadapi pemakai laptop adalah masalah panas, bagaimanapun juga panas adalah musuh utama dari laptop, hampir 75 % kerusakan laptop disebabkan panas yang berlebihan. Apalagi di dalam casing laptop hampir tidak ada ruang kosong semuanya dipenuhi dengan komponen. Masalah yang sering muncul dibagian ini adalah tersumbatnya saluran pembuangan panas pada heatsink karena tertutup oleh debu. Hal ini menyebabkan panas yang seharusnya dikeluarkan kembali masuk ke dalam laptop. Akibatnya suhu di dalam laptop meningkat dari yang seharusanya diperbolehkan. Hal ini dapat menyebabkan over heating pada VGA chip, Procesor, dan komponen mainboard laptop yang lain.

Masalah Port dan Konektor Power
Masalah ini juga sering terjadi. Hal ini diakibatkan oleh retaknya solderan yang ada di konektor ataupun port tersebut. Retaknya solderan disebabkan oleh panas dan umur dari laptop itu sendiri. Solusinya adalah melakukan solder ulang terhadap bagian yang mengalami keretakan solderan.

Semoga bermanfaat!

Selengkapnya...

Diposting oleh ihik Label:


Cara Service Acer ASPIRE ONE Mati.
* Siapkan Flasdisk maksimal 2Gb, kemudian format flasdisk tersebut dengan partisi FAT.


* Download File BIOS Acer Aspire One, berikut ini linknya :

crot atau di crut

* Extract File zipnya, kemudian extract lagi file hasil ekstrakan tadi dan copy 2 file yang ada di dalamnya yaitu FLASHIT.EXE dan ZG5IA32.FD ke flasdisk langsung tanpa folder / direktori.

* Tancapkan Flasdisk di port USB sebelah kiri netbook Acer Aspire One

* Colokkan Carger netbook Acer Aspire One anda.

* Tekan Tombol Fn dan Esc kemudian tahan dan kemudian tekan tombol power satu kali.

* Setelah kira-kira 15-30 detik, lepaskan tombol Fn+Esc. Maka tombol power akan blinking

* Tekan tombol power sekali lagi, maka lampu flasddisk akan blinking, pertanda bahwa file BIOS di dalam flasdisk sedang diakses (penting..!!! biarkan beberapa saat karena proses sedang berjalan walaupun lampu power kelihatan tidak menyala.)

* Tunggu beberapa saat, kemudian lampu power akan berhenti blinking dan kemudian netbook akan restart dengan sendirinya.

* Setelah restart, Acer Aspire One akan hidup kembali dengan normal.

* Proses Recovery Bios Acer Aspire One ini tidak lebih dari 10 menit.















Selengkapnya...

Diposting oleh ihik Label:

Cara membuat USB hiren's boot cd klik selengkapnya :P

Selengkapnya...

Diposting oleh ihik Label: ,
Visit the Site
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger template by blog forum.